Vaksin Wanita Dewasa yang Harus Kamu Ketahui

Mungkin tak banyak yang tahu ternyata orang dewasa pun harus dilakukan vaksin. Terutama vaksin wanita dewasa karena mereka cukup rentan terpapar satu penyakit atau virus.

vaksin wanita dewasa
halodoc.com

Ada banyak alasan kenapa wanita dewasa harus melakukan vaksinasi. Alasan paling klasik tentu saja untuk meningkatkan sistem imun tubuh yang bisa saja telah lemah karena vaksin terakhir dilakukan pada masa balita.


Tak heran dengan banyaknya wanita yang melek terhadap dunia kesehatan maka secara sadar diri mereka melakukan proses vaksinasi. Memasukkan “kuman baik” ke dalam tubuh untuk menangkal berbagai jenis penyakit tentunya.  


Meski ada banyak vaksin yang disarankan tapi setidaknya ada beberapa vaksin wanita dewasa yang hendaknya benar-benar diberikan. Ingat tujuan vaksin adalah tindakan pencegahan jadi seyogyanya disegerakan bukan menunggu saat sakit tiba.


5 Vaksin Wanita Dewasa yang Harus Diberikan


Diantara sekian banyak vaksin di Indonesia sendiri setidaknya ada 5 vaksin wanita dewasa yang wajib diberikan. Supaya lebih paham berikut penjelasannya.  


1. Vaksin Human Papilloma Virus


Human Papilloma Virus atau yang disingkat HPV bisa jadi adalah virus yang paling ditakuti kaum hawa. Bagaimana tidak, virus ini adalah biang keladi adanya kanker serviks. 


Mereka yang memiliki riwayat seksual aktif harus ekstra hati-hati karena mereka termasuk orang yang paling rentan. Dalam dunia medis setidaknya ada 40 tipe, dan sekitar 15 tipe berhubungan dengan organ rahim.


Organ yang paling rentan terkena adalah leher rahim, sekitar anus, vulva, dan vagina. Biasanya vaksin ini mulai disuntikkan pada anak perempuan usia 11 hingga 13 tahun. Proses pemberikan setidaknya 3 kali dengan jarak masing-masing 6 bulan.


Saat hamil, wanita tidak boleh diberikan vaksin ini dan baru diberikan setelah proses melahirkan. Maka dari itu sebelum menikah hendaknya wanita melakukan vaksinasi ini.


2. Vaksin Measles, Mumps, Rubella (MRR) 


Vaksin Measles (campak), Mumps (gondongan) dan Rubella (campak Jerman) tentu sangat familiar bagi semua orang karena ketiga penyakit ini sangat mudah menyerang siapa saja. Tanda-tanda yang nampak pada campak antara lain ruam, batuk, pilek, iritasi pada mata dan demam. 


Sementara itu penyakit gondongan ditandai dengan pembengkakan pada kelenjar parotis. Sama seperti HPV, vaksin ini sangat dianjurkan pada wanita yang akan menikah.


Menjadi sangat berbahaya tentunya, terutama pada wanita yang tengah hamil. Hal ini karena bisa menyebabkan keguguran janin yang ada di dalam perut.


3. Vaksin Varicella


Varicella atau cacar air biasanya diberikan pada wanita remaja atau saat usianya menginjak 14 tahun dan belum pernah terkena cacar air. Selain itu ada baiknya diberikan pada mereka yang pernah ada riwayat kontak dengan penderita cacar air.


4. Vaksin Tetanus, Diphteria dan Acellular Pertusis (Td/Td-Ap)


Mungkin agak asing nama ini karena kita lebih mengenal istilah DPT atau singkatan dari difteri, pertusis (batuk rejan), tetanus. Sesuai dengan namanya vaksin ini menangkal 3 jenis penyakit mulai dari difteri, pertusis dan tetanus.


Vaksin ini juga seyogyanya diberikan pada mereka yang akan menikah sebagai tindakan preventif. Meski dulu waktu kecil bisa jadi telah diberikan bisa jadi kuman baik itu kerjanya kurang optimal dan perlu diperbarui.


Saat ini pemerintah pun mewajibkan siapa saja untuk mendapat vaksin ini. Tujuannya sudah pasti untuk melindungi setiap wanita khususnya calon ibu dari tetanus.


5. Vaksin Pneumokokus


Vaksin ini dibutuhkan untuk mencegah agar jangan sampai terkena penyakit keracunan darah, meningitis, dan pneumonia, atau radang paru. Penyakit yang sangat berbahaya tentunya karena bisa menyebabkan kematian.


Dan sekali lagi proses vaksinasi adalah cara terbaik sebagai tindakan pencegahan. Saat ini setidaknya ada 2 jenis vaksin pneumokokus, yaitu vaksin PCV untuk anak-anak dan PPSV untuk orang dewasa. 


Melihat begitu banyak pentingnya vaksin wanita dewasa tentu menjadi pengingat bagi kaum hawa. Sudahkah mendapat vaksin-vaksin itu, bila tidak silakan disegerakan sebagai proteksi dini sebelum terlambat.


Tempat Vaksin Terbaik di Jogja


Di Kota Pelajar ini tentu ada banyak tempat yang menyediakan vaksin. Hanya saja harus diperhatikan kualitas dan protokol kesehatan yang mereka berikan.


Jangan asal murah dan ternyata tidak efektif. Atau lebih parahnya tidak sesuai dengan protokol kesehatan, mengingat pandemi belum usai dan siapa saja harus lebih hati-hati.


Vaksin Yogyakarta bisa menjadi pilihan untuk mendapat sistem imunitas terbaik. Kamu juga bisa melakukan konsultasi, sebenarnya imunitas apa saja yang dibutuhkan agar tidak ada hal-hal buruk yang akan terjadi kemudian.


Proses pemberian vaksin wanita dewasa ini akan lebih mudah ketika kita menggunakan aplikasi Halodoc. Sebagai pemilik smartphone kita cukup instal aplikasi dan pilih lokasi di mana akan dilakukan vaksinasi.


Halodoc sendiri adalah aplikasi kesehatan serbaguna karena akan memudahkan semua proses berkaitan dengan kesehatan. Banyak hal bisa dilakukan dengan aplikasi ini, tidak saja hanya untuk mereka yang ada di ibu kota atau Jabodetabek tapi di seluruh Indonesia.


Pastikan buat kamu yang konsen dengan kesehatan untuk miliki aplikasi ini. Ingat menjaga kesehatan jauh lebih baik daripada mengobati dan pastinya biaya yang akan timbul karenanya. 


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama